Sejarah La Liga dan Sepakbola Spanyol

Sejarah La Liga dan Sepakbola Spanyol

Pendiri (Hingga 1950)

Sepakbola tiba di dataran Spanyol pada akhir abad ke-19, kemudian menyebar lewat pekerja asing dari Inggris dan mahasiswa Spanyol, yang kuliah di luar negeri. Klub sepak bola tertua di Spanyol, Recreativo de Huelva, didirikan pada tahun 1889 oleh pekerja perusahaan Inggris Rio Tinto yang berbasis di bagian selatan Spanyol, dekat dengan perbatasan Portugal. Pertandingan sepak bola resmi pertama di Spanyol diadakan pada tahun 1890 yang mempertandingkan antara Recreativo Huelva dan Colonia Inglesa (tim terdiri dari karyawan setempat) dan melibatkan tidak kurang dari 20 pemain Inggris.

Athletic Club kemudian didirikan pada tahun 1898 yang terdiri dari pemain pekerja dermaga di Southampton dan Portsmouth, penambang Durham serta mahasiswa Basque, dan mereka kemudian bergabung dengan klub yang sebelumnya didirikan Bilbao FC pada tahun 1903 untuk membuat Athletic Club de Bilbao.

Kompetisi Klub Pertama Di Spanyol

Untuk mendukung tim-tim lokal, seiring dengan perluasan jaringan transportasi di seluruh Spanyol, Copa del Rey kemudian menjadi kompetisi klub sepak bola nasional yang pertama di Spanyol. Pada tahun 1902, Carlos Padrós (yang kemudian menjadi presiden Real Madrid) menyarankan kompetisi dengan system gugur diadakan untuk merayakan penobatan Alfonso XIII sebagai Raja Spanyol. Edisi pertama ini hanya menampilkan empat tim (Real Madrid, FC Barcelona, RCD Espanyol dan Vizcaya), tetapi kompetisi kemudian dikembangkan, pada tahun 1905, menjadi Copa del Rey tingkal nasional.

Dari Copa del Ayuntamiento ke Copa del Rey

Kompetisi awalnya dikenal sebagai ‘Copa del Ayuntamiento de Madrid’. Dan kemudian antara 1905 dan 1932, kompetisi itu disebut ‘Copa de Su Majestad El Rey Alfonso XIII’. Kemudian selama era Republik Spanyol kemudian kompetisi ini dikenal sebagai ‘Copa del Presidente de la República’ dan selama kediktatoran Franco diubah lagi menjadi ‘Copa del Generalísimo’.

Awal dari La Roja

Sebuah julukan dari kandang internasional, ‘La Selección’, di mulai sejak tahun 1915, dan pada awalnya ditujukan sebagai sarana untuk mengambil bagian dalam Olimpiade. Tim nasional Spanyol membuat debut penuh mereka dalam Olimpiade 1920 di Belgia dan langsung membawa medali perak.

Kemudian selama bertahun-tahun julukannya pun berubah-ubah dari mulai tim nasional Basque, Galician, dan Catalan, tetapi mereka belum diakui oleh FIFA, meskipun mereka terus bermain di kompetisi International saat itu. Salah satu saat yang menegangkan datang pada tahun 1925, ketika kerumunan pendukung Barcelona mencemooh lagu kebangsaan Spanyol. Diktator Primo de Rivera pun memberikan sanksi larangan bermain selama enam bulan dan memaksa presiden Barca, Joan Gamper untuk mengundurkan diri.

Kelahiran La Liga

Dari inisiatif seperti kejuaraan Catalan, sepak bola nasional yang dikembangkan di tahun 1900-an dan mencapai penyelesaian pada tahun 1929, ketika La Liga didirikan. Pada April 1927 Jose Acha, seorang direktur di Arenas Club de Getxo, pertama kali mengajukan gagasan tentang liga nasional di Spanyol. Setelah banyak perdebatan tentang ukuran liga dan yang akan mengambil bagian, Real Federación Española de Fútbol akhirnya setuju pada sepuluh tim yang akan membentuk Primera División pertama pada tahun 1929. Real Madrid, Barcelona, Real Sociedad, Athletic Bilbao, Arenas Klub de Getxo dan real Unión terpilih sebagai pemenang sebelumnya dari Copa del Rey. Atlético Madrid, Espanyol dan Europa yang jadi runner-up Copa del Rey dan Racing Santander pun memenuhi syarat melalui kompetisi sistem gugur. 8 musim La Liga pertama didominasi oleh Real Madrid dan Athletic Bilbao.

Begitulah sejarah singkat lahirnya la liga spanyol yang kini menjadi liga paling top di dunia. Jika anda juga termasuk yang paling menyukai la liga spanyol, maka saya sarankan agar anda daftar dan gabung membuat akun di 188Bet. Dimana anda bisa bertaruh di 188bet pada setiap laga La Liga Spanyol.